Bandung, salahsatu kota terbesar yang ada di Indonesia ini genap berusia 200 tahun pada tanggal 25 September 2010 yang lalu. Namun, puncak perayaan ulang tahun tersebut baru akan berlangsung tanggal 15-16 Oktober 2010. Para panitia sibuk mempersiapkan acara yang memiliki judul "Balai Kota (Balkot) Blossom Festival" ini.
Berbagai jenis acara akan muncul disini, mulai dari ngabotram di balkot, festival kuliner balkot, bandung blossom 200, pagelaran seni budaya, pawai kendaraan dan kostum karnaval, sampai konser 2 abad yang menjadi puncak acara. Dan bahkan acara tersebut akan ditayangkan secara live di salah satu televisi swasta.
Namun hal yang menarik pada "Balkot Festival" ini adalah dengan ditutupnya beberapa jalan protokol yang ada di kota Bandung, dan mengalihkan sedikitnya 8 trayek angkutan kota, dan 1 bus kota, yang tentu saja akan berdampak pada kemacetan yang sangat kronis.
Bayangkan saja, sebuah panggung besar akan berdiri tepat di jalan Merdeka Bandung depan gedung Balai Kota, yang otomatis menutup ruas jalan tersebut. Belum lagi, kawasan Cikapayang akan disulap menjadi sebuah catwalk yang panjang untuk mendukung salah satu acara pada Balkot Festival tersebut.
Dengan begitu, rasanya sebagus dan semenarik apapun konsep acara tersebut mungkin hanya sedikit yang mejadi kesan pada masyarakat Bandung sendiri. Saya memprediksi, kemacetanlah yang akan menimbulkan kesan (buruk) bagi masyarakat dibandingkan dengan menariknya acara tersebut.
Bagi anda para pengguna twitter, jangan heran jika pada tanggal 15-16 Oktober 2010 besok, kata "kemacetan" akan menjadi tranding topic sepanjang hari itu #prediksi dan kata "kemacetan" itulah yang mungkin menjadi kado untuk kota Bandung ini. [ilhamnoor™]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar