Satu media pembelajaran jurnalistik seorang Ilhamnoor. Fakta, Opini, Curahan Hati semua tumplak bleg menjadi satu. Semoga dapat menghibur, dan mengilhami para pembaca. Adios...!!! [ilhamnoor™]

Selasa, 26 Oktober 2010

Tingginya Minat Fotografi pada Masyarakat Masa Kini


Evan (12 tahun) terus meneropong para penari asal Jawa Tengah yang sedang menampilkan tarian daerahnya. Sambil menutup sebelah matanya, ia menekan tombol yang ada di kamera jenis SLR tersebut, dan jepreeet..!! sebuah gambar penari tersebut berhasil ia abadikan di dalam kamera pribadinya. Sambil mengalungkan kameranya, sesekali ia berkeliling arena dan terus mencari objek indah yang bisa ia abadikan.

Fotografer cilik mencari objek fotografi pada helaran Kemilau Nusantara 2010 di Monumen Perjuangan rakyat Jawa Barat, (22-24/10).
 

Itulah yang ia lakukan pada pagelaran kebudayaan Kemilau Nusantara 2010 lalu. Bersama kurang lebih 40 teman lainnya, siswa kelas VIII SMP Santa Angela ini hunting foto yang menjadi satu agenda kegiatan ektrakulikuler fotografi sekolahnya. “Saya datang kesini untuk foto-foto acara ini, sekalian ngerjain tugas ekskul fotografi sekolah”. Ungkap Evan yang diamini oleh teman-temannya.
Bukan hanya Evan saja yang datang pada acara tersebut untuk sekedar berfotoria, Indra (23) datang ke acara ini untuk mengikuti perlombaan fotografi yang diadakan panitia. Ia sengaja mendaftar untuk menambah skill fotografinya, “saya sebenarnya iseng daftar lomba, tujuan utamanya sih cuma mau nambah skill, sekalian hunting objek bagus, siapa tau aja dapet hadiah”. Ujar Indra sambil tertawa.
Dewasa ini kegiatan fotografi merupakan suatu kegiatan yang hampir setiap orang bisa melakukanya. Hanya dengan menggunakan telepon seluler yang memiliki fasilitas kamera, seseorang bisa mengabadikan sebuah objek dan menjadikannya sebuah berita, kamera digital yang beraneka ragam dan tipenya ditambah harganya yang terjangkau juga menjadi suatu benda penunjang kehidupan masyarakat modern. Dan yang tak kalah menariknya, siswa SMP juga sudah diberikan kepercayaan memiliki dan menggunakan kamera jenis SLR yang dilihat dari segi biaya cukup mahal untuk dipakai siswa SMP.
Fenomena tersebut membuktikan bahwa minat masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan fotografi. Dari segi industri, saat ini banyak muncul beberapa toko penjual peralatan fotografi, dan jasa fotografi, selain itu banyak juga fotografer kondang membuka sekolah fotografinya yang siap mencetak fotografer handal. [ilhamnoor™]



1 komentar:

  1. Saya bukan seorang jurnalis dan saya juga bukan seorang penulis artikel yang baik, tapi saya berusaha menghayati perasaan dan pencermatan saya ketika saya membaca artikel ini..... dari penghayatan saya muncul beberapa hal yang sangat ingin saya sampaikan pada penulis, mudah-mudahan tanggapan dari seorang yang awam di bidang penulisan ini dapat memberi manfaat bagi penulis....... so no hard feeling......... so far.... saya ingat motto yang sering disampaikan Guru saya Alm Bapak Soemarto, Dipl, Psych, beliau selalu menyelipkan pesan ini :
    " Learning never ended " ......... kemudian beliau selalu menambahkan bahwa salah satu indikator yang dapat meramalkan kesuksesan seseorang dalam belajar adalah " Mau menerima masukan dan umpan balik negatif dari siapapun " ...... Mudah-mudahan demikian pula dengan Ilham Noor yang saya yakin suatu saat akan menjadi Penulis yang handal yang melalui goresan penanya dapat mencerdaskan dan membuka wawasan masyarakat lebih luas lagi.... untuk itulah saya tergerak untuk menuliskan tanggapan saya terhadap artikel di atas semata-mata untuk mendukung kesuksesan dan keberhasilan penulis di masa yang akan datang......


    Setelah saya membaca artikel di atas, hati saya tergelitik untuk bertanya..... So dengan tingginya minat masyarakat terhadap fotografi ..... lalu penulis ingin menyampaikan pesan apa ? hanya informasi sajakah..... So what gitu lho... (meminjam istilah yang sering digunakan ABG... :-) ? dengan mengetahui informasi bahwa minat masyarakat terhadap fotografi tinggi, apa nilai beritanya bagi pembaca ? ....
    Menurut saya pesan yang ingin disampaikan artikel ini terkesan seperti belum lengkap... alangkah baiknya kalau dalam menuliskan pesan yang ingin disampaikan, penulis membuat alur yang menggiring pembaca menjadi penasaran ingin membaca lebih lanjut untuk mengetahui pesan penting yang ingin disampaikan penulis...., bisa juga penulis menutup penyampaian informasinya dengan pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik rasa ingin tahu pembaca.....

    Itu saja masukan saya, tentunya banyak sekali gaya dan format penulisan yang dipelajari di bangku kuliah.... saya yakin penulis sedang mencari identitas gaya penulisan yang paling tepat bagi dirinya...... belajar dan berlatihlah.... temukan karakter dirimu dalam gaya penulisan dan penuturan informasi/pesan yang ingin disampaikan..... so Banyaklah membaca.... TEU...TEUUUP two thumbs up untuk inisiatif dan spiritnya. Ditunggu artikel2 selanjutnya.... go for success....

    BalasHapus