Satu media pembelajaran jurnalistik seorang Ilhamnoor. Fakta, Opini, Curahan Hati semua tumplak bleg menjadi satu. Semoga dapat menghibur, dan mengilhami para pembaca. Adios...!!! [ilhamnoor™]

Senin, 06 Desember 2010

Nazriel Irham dan Pesona Bintangnya

Ku menatap langit yang tenang
Dan takkan menangis di malam
Ku tetap bediri ku melawan hari
Ku akan berarti ku takkan mati
(Peterpan-2 DSD)

Mungkin lirik lagu itulah yang menggambarkan sosok Nazriel Irham pada saat ini. Vokalis yang biasa disapa Ariel ini tetap berdiri tegar melawan hari untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya. Kasus video porno yang diduga diperankannya menyeret vokalis band Peterpan ini menjadi terdakwa. Namun sepertinya karir dari pemuda asal Pangkalan Brandan ini tidak akan mati begitu saja.
Walaupun sang idola mendekap di bui, tidak membuat para penggemarnya berbalik untuk menghujatnya, walapun masih ada sekelompok orang yang menuduh Ariel adalah seorang yang merusak moral bangsa. Sikap pro dan kontra tersebutlah yang kali ini menghiasi kehidupan Ariel.
 Kesetiaan para pendukung Ariel sudah terlihat ketika ia menghuni sel di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Mabes Polri. Para penggemar Ariel yang juga tergabung dalam komunitas Sahabat Peterpan ini datang secara bergantian untuk sekedar memberikan dukungan berupa tulisan pada spanduk kepada idolanya. 
Dukungan para Sahabat tidak berhenti sampai disitu, ketika Ariel dipindahkan ke Rutan Kebonwaru Bandung, mereka juga datang untuk sekedar memberikan tulisan-tulisan yang mendukung Ariel untuk tidak berhenti berkarya.  Mereka juga turut hadir dalam dua sidang pertama, namun karena sidang ditutup untuk umum, mereka tidak bisa mensupport Ariel dari dekat.

 Sahabat Peterpan berkunjung di Rutan Kebonwaru, Bandung. 
(www.google.com)

Dan pada sidang ketigalah mereka bisa mensupport Ariel lebih dekat. Begitu Majelis Hakim yang dipimpin oleh Singgih Budi Prakoso, SH. Menyatakan sidang dibuka untuk umum, serentak para masyarakat yang ada di sekitar ruang sidang masuk untuk mengikuti persidangan berlangsung. Termasuk para Sahabat yang hadir pada persidangan yang dijaga ratusan aparat kepolisian ini.
Martina (30 tahun) misalnya, Ia bersama suami, anak dan teman-temannya sengaja datang untuk mengikuti persidangan idolanya. “Sengaja datang dari pagi untuk melihat Ariel dari dekat.” Ungkapnya yang diamini sang suami.
Lain halnya dengan Wulan (27), warga asal Cikaso ini datang karena penasaran dengan kasus yang menimpa Ariel. “Saya penasaran aja, pengen mengikuti persidangan secara langsung, karena selama ini saya hanya melihat dari Koran sama televisi saja.” Ungkap wanita yang juga hadir bersama teman-temannya. “Begitu juga dengan Rita (30), wanita ini tampak sumringah ketika kamera ponselnya berhasil mengabadikan sang idolanya dari dekat.

Surat Ariel untuk para pendukungnya
(www.google.com)

Namun selain dukungan dari para penggemar tersebut, bintang pop Indonesia ini juga mendapatkan cacian dari ormas-ormas Islam yang anti pornografi. Mereka juga turut menemani Ariel di setiap persidangnya, namun bukan dengan suntikan motivasi seperti Sahabat Peterpan mereka menghujat Ariel dengan orasi-orasi yang mengutuk perilaku Ariel.
        Terlepas dari pro dan kontra, pesona bintang seorang Nazriel Irham tampaknya masih akan terus bersinar, walapun terlibat dalam kasus memalukan ini, Ariel tidak akan kehilangan penggemarnya. Karena bagi para penggemarnya, Ariel dan Peterpan adalah yang terbaik dalam dunia musik saat ini. [ilhamnoor™]

Kamis, 11 November 2010

Arena Prestasi Itu Kini Menjadi Panggung Politik

Apa jadinya jika impian anda untuk berprestasi dihalangi oleh satu atau sekelompok orang yang memiliki ambisi pribadi?
Apa jadinya jika anda berada pada komunitas yang besar, namun terdapat dua kubu yang saling “berperang” secara tidak langsung?
Mungkin kedua hal itu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Tak bisa dipungkiri, di era demokrasi ini ternyata masih banyak hal-hal yang bisa membuat dahi berkerut untuk menghadapi masalah-masalah tersebut. Dan yang lebih mengherankan lagi, permasalahan tersebut juga terjadi di dunia olahraga, yang secara logika dituntut untuk bertingkah laku fair play sebagai seorang atlet.
Dalam pengamatan saya, makna fair play tersebut telah ternodai oleh sejumlah kepentingan politik satu atau sekelompok orang. Banyak kontroversi yang terjadi di dunia olahraga, baik itu di segi organisasi suatu tim ataupun atlet yang menjadi pemeran utamanya.
Suatu wadah yang bertujuan untuk menyehatkan jasmani, menyalurkan hobby, dan mencari sebuah prestasi seolah lenyap seketika. Oknum oknum tak bermartabat tersebut memupuskan harapan atlet yang sebenarnya tidak tahu permasalahnnya. Mereka menjadikan arena prestasi ini menjadi arena politik mereka.
Mereka bekerja mengatasnamakan profesionalitas, namun siapa sangka, profesionalitas mereka betujuan untuk meraih komersialitas yang berdampak pada sempitnya ruang gerak atlet untuk meraih prestasi. Ibarat mengambil kesempatan dalam kesempitan, itulah yang mereka lakukan. Tanpa melihat usia dan jabatan seseorang, mereka siap menerkam siapa saja yang menghalangi ambisi mereka.
Tulisan ini dibuat atas dasar keprihatinan penulis terhadap kondisi yang ada pada dunia olahraga Indonesia dan di Bandung pada khususnya.
Tidak bermaksud menggurui, hanya sebuah opini, dan semoga bisa mengilhami.[ilhamnoor™]

Senin, 08 November 2010

Mengesampingkan Gengsi Demi Sejumlah Rupiah


Wajahnya yang cantik membuat seorang pria terpana memandangnya. Senyuman manisnya menarik para wanita untuk mendekatinya. Penampilannya yang menarik, seakan menghipnotis setiap orang yang berjalan dihadapannya. Itulah sedikit gambaran yang terjadi pada sebuah stand penjual printer pada Bandung IT Expo 2010.
Hampir semua stand pada pameran yang ada di pegelaran tersebut menyajikan pemandangan yang indah. Satu hingga dua orang wanita cantik berdiri tegak menyambut setiap pengunjung yang datang, layaknya sederet pager ayu yang menerima setiap tamu yang hadir pada suatu acara pernikahan.
Sales Promotion Girl (SPG) begitu biasa mereka disapa. Selama hampir 6 jam mereka rela berdiri untuk menawarkan produk yang dijual suatu stand pameran. Tak jarang mereka juga dihampiri pengunjung hanya untuk memintanya foto bersama, atau ada juga lelaki genit yang bermaksud menggodanya. Namun itulah resiko yang terkadang harus mereka hadapi.
Tetapi resiko tersebut bukan berarti apa-apa bagi sebagian orang yang menjadikan pekerjaan SPG ini sebagai media untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mereka berani ambil resiko apapun, termasuk mengenyampingkan gengsi jika suatu saat ia bertemu dengan seorang teman lama, atau teman kuliahnya jika sedang bertugas.
Pekerjaan yang relatif mudah, dan tidak memerlukan banyak tenaga ditambah dengan penghasilan yang cukup lumayan menjadikan satu alasan mereka untuk berkecimpung di pekerjaan ini. Berpenampilan menarik, bisa berkomunikasi efektif dengan pengunjung dan rela berdiri berjam-jam menjadi modal utama untuk menjadi SPG.
Fani (19 tahun) misalnya, ia bekerja sebagai SPG di suatu stand penjual printer pada Bandung IT Expo di gedung Landmark beberapa waktu lalu. Ia rela berdiri selama satu shift (6 jam) untuk mempromosikan printer yang dijual oleh suatu toko. Dengan seorang temannya, ia membagikan daftar barang dan harga kepada setiap pengunjung yang melintas dihadapannya, dan sesekali ia berinteraksi dengan pengunjung untuk memperkenalkan barang yang ia promosikan.
Dengan penghasilan 175.000 rupiah/shift ia rela berdiri berdiri selama 6 jam sehari untuk menjadi seorang “wanita penggoda” yang menggoda para pengunjung untuk membeli barang yang ia promosikan. Pekerjaan ini ia kerjakan untuk mencari penghasilan tambahan untuk kehidupan sehari-harinya sekalian mengisi waktu luang sambil menunggu ujian masuk perguruan tinggi.
Lain halnya dengan Mutiara (21), mahasiswi semester akhir pada suatu perguruan tinggi swasta di Bandung ini menggeluti pekerjaan ini untuk mencari penghasilan lebih. “Untuk nambah-nambah uang jajan”. Jawabnya ketika ditanya penulis pada suatu stand penjual laptop. Ia bekerja sebagai SPG selama 3 hari, dengan penghasilan 150.000 rupiah/shift.
Dewasa ini suatu pekerjaan sampingan sangat diidamkan oleh banyak orang. Tidak hanya orang yang berkeluarga saja, seorang mahasiswa pun sangat antusias untuk mencari pekerjaan sampingan untuk menambah biaya sehari-hari. Mereka mau mengerjakan apapun yang halal, bahkan mereka rela mengesampingkan gengsinya untuk menjadi seorang SPG demi mendapatkan sejumlah rupiah. [ilhamnoor™]

Selasa, 26 Oktober 2010

Tingginya Minat Fotografi pada Masyarakat Masa Kini


Evan (12 tahun) terus meneropong para penari asal Jawa Tengah yang sedang menampilkan tarian daerahnya. Sambil menutup sebelah matanya, ia menekan tombol yang ada di kamera jenis SLR tersebut, dan jepreeet..!! sebuah gambar penari tersebut berhasil ia abadikan di dalam kamera pribadinya. Sambil mengalungkan kameranya, sesekali ia berkeliling arena dan terus mencari objek indah yang bisa ia abadikan.

Fotografer cilik mencari objek fotografi pada helaran Kemilau Nusantara 2010 di Monumen Perjuangan rakyat Jawa Barat, (22-24/10).
 

Itulah yang ia lakukan pada pagelaran kebudayaan Kemilau Nusantara 2010 lalu. Bersama kurang lebih 40 teman lainnya, siswa kelas VIII SMP Santa Angela ini hunting foto yang menjadi satu agenda kegiatan ektrakulikuler fotografi sekolahnya. “Saya datang kesini untuk foto-foto acara ini, sekalian ngerjain tugas ekskul fotografi sekolah”. Ungkap Evan yang diamini oleh teman-temannya.
Bukan hanya Evan saja yang datang pada acara tersebut untuk sekedar berfotoria, Indra (23) datang ke acara ini untuk mengikuti perlombaan fotografi yang diadakan panitia. Ia sengaja mendaftar untuk menambah skill fotografinya, “saya sebenarnya iseng daftar lomba, tujuan utamanya sih cuma mau nambah skill, sekalian hunting objek bagus, siapa tau aja dapet hadiah”. Ujar Indra sambil tertawa.
Dewasa ini kegiatan fotografi merupakan suatu kegiatan yang hampir setiap orang bisa melakukanya. Hanya dengan menggunakan telepon seluler yang memiliki fasilitas kamera, seseorang bisa mengabadikan sebuah objek dan menjadikannya sebuah berita, kamera digital yang beraneka ragam dan tipenya ditambah harganya yang terjangkau juga menjadi suatu benda penunjang kehidupan masyarakat modern. Dan yang tak kalah menariknya, siswa SMP juga sudah diberikan kepercayaan memiliki dan menggunakan kamera jenis SLR yang dilihat dari segi biaya cukup mahal untuk dipakai siswa SMP.
Fenomena tersebut membuktikan bahwa minat masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan fotografi. Dari segi industri, saat ini banyak muncul beberapa toko penjual peralatan fotografi, dan jasa fotografi, selain itu banyak juga fotografer kondang membuka sekolah fotografinya yang siap mencetak fotografer handal. [ilhamnoor™]



Kamis, 21 Oktober 2010

We Must Believe, if God is With Us..!!

"Hidup itu adalah sebuah pilihan...!!"

Itulah kalimat yang sampai saat ini tergiang di telinga dan pikiran saya. Seseorang telah mengilhami saya untuk menentukan suatu langkah.

Banyak orang menghadapi suatu pilihan yang rumit dalam kehidupan sehari hari yang bahkan membuat kita selalu berfikir, pilihan mana yang akan kita ambil. Bahkan rasanya kalau kita bisa, kita akan ambil kedua pilihan tersebut dan menjalaninya secara bersamaan.

 (sumber gambar : www.google.com)

Namun rasanya tidak mungkin untuk kita bisa memilih kedua pilihan tersebut dan menjalankannya secara bersamaan. Kita harus memilihnya salah satu dan tentu saja pilihan itu adalah yang terbaik buat kita saat ini, dan mudah mudahan juga di masa yang akan datang.

Hingga saat ini belum ditemukan fakta mengenai suatu gaya pemikiran atau sikap kita saat menghadapi kesulitan dalam memilih, selain agama yang menganjurkan kita untuk melakukan istikharah.

Namun alangkah baiknya jika kita menentukan suatu pilihan itu berdasarkan apa yang dibisikan oleh hati kecil kita. Walaupun tidak tampak, namun si kecil yang satu itu tidak pernah berbohong. Selama kita yakin akan diri kita, akan isi hati kita dan tentu saja berpasrah diri kepada Yang Maha Kuasa, maka pilihan yang akan kita ambil merupakan pilihan yang paling terbaik untuk kita saat ini, esok hari, dan seterusnya, amin.

Kita harus percaya jika Tuhan telah menentukan jalan hidup umatnya masing masing, dan Tuhan selalu memberikan kita jalan yang terbaik, walaupun terkadang, apa yang kita pilih merupakan suatu yang sangat menyakitkan, atau membuat kita sedikit berkecil hati. But we must believe, if God is with us..!!

Karena hidup itu adalah pilihan, dan kita diharuskan memilih, maka yakinlah jika pilhan yang kita ambil, adalah yang terbaik..!! [ilhamnoor™]

Senin, 18 Oktober 2010

Revolusi ada Karena Motivasi


Revolusi yang dalam konteks ini berarti perubahan merupakan sesuatu yang tentu saja sangat diharapkan oleh setiap orang dalam kehidupan sehari hari. Setiap orang pasti menginginkan perubahan dari yang kurang baik menjadi baik.

(sumber gambar : www.google.com)
 
Banyak orang mengalami kesulitan ketika akan menghijrahkan kehidupannya, mereka bingung untuk memulai langkah awal menuju sebuah revolusi kehidupannya. Bahkan tak jarang dari mereka ada yang putus asa sehingga mereka lebih memilih untuk berdiam diri menikmati kehidupannya yang sekarang walaupun itu merugikan dirinya dan orang lain.

Mengutip Surat Ar-Ra' Du (13):11, "Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu sendiri tidak merubahnya"

Dari surat tersebut sudah jelas bahwa, jika kita ingin menjadikan sesuatu yang lebih baik lagi dalam kehidupan kita, maka kita harus memotivasikan diri kita, meyakinkan diri kita bahwa dengan mengubah pola kehidupan, pola pikir kita yang kurang baik maka kita akan mengalami suatu revolusi dalam kehidupan kita.

Jika motivasi kita kuat untuk merubah nasib kita, nasib orang orang sekeliling kita, ditambah selalu berdoa dan berserah diri kepada Yang Maha Kuasa, Insya Allah, apa yang kita harapkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Tulisan ini saya buat bukan maksud untuk menggurui pembaca sekalian, namun tulisan ini diharapkan bisa membantu anda-anda yang sedang mengalami kesulitan untuk mencari revolusi dalam kehidupan anda, keluarga, atau orang orang di sekeliling anda. 

Semoga bermanfaat, dan buktikan bahwa dengan motivasi yang baik dan sehat, maka akan terjadi suatu  revolusi pada diri anda.[ilhamnoor™]

Jumat, 15 Oktober 2010

Bandung Blossom vs Jalan Macet feat. Jalan Rusak

Bukan tanpa alasan mengapa penulis menentukan judul seperti diatas, ini bukanlah sebuah pertarungan dua orang penyanyi rap, bukan juga pertarungan para kontestan pencari bakat, lebioh tepatnya ini adalah sebuah pertempuran hati yang mungkin dirasakan semua masyarakat kota Bandung.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, kota Bandung sedang disibukan oleh sebuah acara puncak peringatan hari jadi kota kembang yang sudah memasuki abad kedua ini. Panitia menunjuk balai kota lah sebagai tempat diselnggerakannya acara puncak tersebut, maka didirikanlah sebuah panggung megah melintasi jalan Merdeka, yang otomatis mempersempit ruang gerak para pengemudi di Bandung.

Alhasil, beberapa ruas jalan protokol menuju area panggung ditutup, bahkan jalan Merdeka sudah ditutup sehari sebelumnya, dan itu menyebabkan sekitar 50% siswa SD Banjarsari termasuk gurunya terlambat masuk, padahal pada saat itu mereka sedang melaksanakan UTS.

Selain masalah kemacetan, kita ketahui di beberapa penjuru kota Bandung masih banyakjalanan bolong dan rusak parah yang sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah untuk memperbaikinya. Belum lagi proyek pembuatan jalur biru untuk sepeda yang belum jelas, pedagang kaki lima yang masih terus berdagang di kawasan illegal, sampai banyaknya gepeng gepeng yang berkeliaran di lampu merah, dari monyet, anak kecil, hingga orang tua.

Berkaca dari permasalahan yang ada di Kota Bandung sekarang, rasanya pemerintah tidak peka untuk membereskan masalah-masalah itu. Mereka lebih sibuk mencari bantuan dana sponsor untuk membiayai acara Bandung Blossom yang dikemas secara megah. Walaupun pemerintah tidak mengeluarkan dana sepeser pun.

Namun alangkah baiknya jika pemerintah merangkul perusahaan perusahaan tersebut untuk membantu pendanaan pemerintah dalam menyelesaikan masalah masalah diatas, sebagai reward, perusahaan tersebut berhak menamai jalan tersebut memakai nama perusahaannya, walaupun sedikit sulit namun hal itu bukanlah suatu pekerjaan yang tidak mungkin. Jika pemerintah berpikir untuk orang banyak, hal tersebut b[ilhamnoor™]

Kamis, 14 Oktober 2010

Bandung Akan Mendapatkan Kado Besar...!!

Bandung, salahsatu kota terbesar yang ada di Indonesia ini genap berusia 200 tahun pada tanggal 25 September 2010 yang lalu. Namun, puncak perayaan ulang tahun tersebut baru akan berlangsung tanggal 15-16 Oktober 2010. Para panitia sibuk mempersiapkan acara yang memiliki judul "Balai Kota (Balkot) Blossom Festival" ini.

Berbagai jenis acara akan muncul disini, mulai dari ngabotram di balkot, festival kuliner balkot, bandung blossom 200, pagelaran seni budaya, pawai kendaraan dan kostum karnaval, sampai konser 2 abad yang menjadi puncak acara. Dan bahkan acara tersebut akan ditayangkan secara live di salah satu televisi swasta.

Namun hal yang menarik pada "Balkot Festival" ini adalah dengan ditutupnya beberapa jalan protokol yang ada di kota Bandung, dan mengalihkan sedikitnya 8 trayek angkutan kota, dan 1 bus kota, yang tentu saja akan berdampak pada kemacetan yang sangat kronis.

Bayangkan saja, sebuah panggung besar akan berdiri tepat di jalan Merdeka Bandung depan gedung Balai Kota, yang otomatis menutup ruas jalan tersebut. Belum lagi, kawasan Cikapayang akan disulap menjadi sebuah catwalk yang panjang untuk mendukung salah satu acara pada Balkot Festival tersebut.

Dengan begitu, rasanya sebagus dan semenarik apapun konsep acara tersebut mungkin hanya sedikit yang mejadi kesan pada masyarakat Bandung sendiri. Saya memprediksi, kemacetanlah yang akan menimbulkan kesan (buruk) bagi masyarakat dibandingkan dengan menariknya acara tersebut.

Bagi anda para pengguna twitter, jangan heran jika pada tanggal 15-16 Oktober 2010 besok, kata "kemacetan" akan menjadi tranding topic sepanjang hari itu #prediksi dan kata "kemacetan" itulah yang mungkin menjadi kado untuk kota Bandung ini. [ilhamnoor™]

Rabu, 13 Oktober 2010

23.34

Mengutak atik design blog hingga membuat mata berat terkantuk kantuk. Tanpa ingat waktu, besok kuliah jam 07.30,, ga apa apa deh, toh bikin blog juga untuk kedepannya, untuk sesuatu yang baru, menuju masa depan yang lebih cerah..

Semoga, waktu lembur ini, ada manfaatnya untuk dunia perjunalisan diri saya, yang bisa berguna untuk orang banyak ke depannya..