Satu media pembelajaran jurnalistik seorang Ilhamnoor. Fakta, Opini, Curahan Hati semua tumplak bleg menjadi satu. Semoga dapat menghibur, dan mengilhami para pembaca. Adios...!!! [ilhamnoor™]

Jumat, 15 Oktober 2010

Bandung Blossom vs Jalan Macet feat. Jalan Rusak

Bukan tanpa alasan mengapa penulis menentukan judul seperti diatas, ini bukanlah sebuah pertarungan dua orang penyanyi rap, bukan juga pertarungan para kontestan pencari bakat, lebioh tepatnya ini adalah sebuah pertempuran hati yang mungkin dirasakan semua masyarakat kota Bandung.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, kota Bandung sedang disibukan oleh sebuah acara puncak peringatan hari jadi kota kembang yang sudah memasuki abad kedua ini. Panitia menunjuk balai kota lah sebagai tempat diselnggerakannya acara puncak tersebut, maka didirikanlah sebuah panggung megah melintasi jalan Merdeka, yang otomatis mempersempit ruang gerak para pengemudi di Bandung.

Alhasil, beberapa ruas jalan protokol menuju area panggung ditutup, bahkan jalan Merdeka sudah ditutup sehari sebelumnya, dan itu menyebabkan sekitar 50% siswa SD Banjarsari termasuk gurunya terlambat masuk, padahal pada saat itu mereka sedang melaksanakan UTS.

Selain masalah kemacetan, kita ketahui di beberapa penjuru kota Bandung masih banyakjalanan bolong dan rusak parah yang sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah untuk memperbaikinya. Belum lagi proyek pembuatan jalur biru untuk sepeda yang belum jelas, pedagang kaki lima yang masih terus berdagang di kawasan illegal, sampai banyaknya gepeng gepeng yang berkeliaran di lampu merah, dari monyet, anak kecil, hingga orang tua.

Berkaca dari permasalahan yang ada di Kota Bandung sekarang, rasanya pemerintah tidak peka untuk membereskan masalah-masalah itu. Mereka lebih sibuk mencari bantuan dana sponsor untuk membiayai acara Bandung Blossom yang dikemas secara megah. Walaupun pemerintah tidak mengeluarkan dana sepeser pun.

Namun alangkah baiknya jika pemerintah merangkul perusahaan perusahaan tersebut untuk membantu pendanaan pemerintah dalam menyelesaikan masalah masalah diatas, sebagai reward, perusahaan tersebut berhak menamai jalan tersebut memakai nama perusahaannya, walaupun sedikit sulit namun hal itu bukanlah suatu pekerjaan yang tidak mungkin. Jika pemerintah berpikir untuk orang banyak, hal tersebut b[ilhamnoor™]

1 komentar:

  1. I'm agree......... selanjutnya tugasmulah sebagai kawula muda dan generasi penerus yang harus mempersiapkan diri membekali sebanyak-banyaknya wawasan dan pengetahuan agar kelak dapat membantu memecahkan kepelikan masalah yang membelit masyarakat banyak.

    Ketika gejolak jiwa mudamu tersentak dan tergugah melihat ketimpangan dan kesenjangan yang ada di sekelilingmu............. ketika gelegak emosimu menggelorakan amarah saat melihat dan merasakan sesuatu yang tidak selayaknya dilakukan oleh pendahulu-pendahulumu,............ jadikalah pengalaman dan penghayatanmu itu sebagai cemeti yang melecut energimu lebih besar lagi untuk terdorong mewujudkan cita-cita yang lebih mulia, memiliki visi hidup yang jauh ke depan........... canangkan niat untuk dapat menjadi insan yang bermanfaat bagi banyak orang dan tanamkan selalu niat untuk selalu mendapat ridho dan berkah dariNYA dalam setiap langkah dan kiprahmu ..... siapkan dirimu dari S.E.K.A.R.A.N.G......... NOW or NEVER........... Jangan mengulangi kebodohan dan kepandiran yang sama dengan generasi pendahulumu.

    Go Ilham.......... tingkatkan terus wawasanmu, Hauslah akan ilmu pengetahuan, bacalah ayat-ayat yang ada di sekelilingmu ........ hayati dan camkanlah....... belajarlah dari guru kehidupan cari jawaban dari setiap pengalamanmu dalam mushaf yang paparannya tak lekang oleh waktu dan jaman.

    Jemputlah kesuksesanmu dimanapun kelak kau berkiprah .... awali persiapanmu dengan membangun kemuliaan akhlak, junjunglah nilai-nilai suci Tuhanmu, perhatikan etika dan norma untuk saling menghargai dan menghormati sesama makhlukNYA.

    Go Ilham.....go for ur success......... We proud of u......... two thumbs up for u.... it's nice article.

    BalasHapus